Minggu, 14 September 2014

Kisah Ibu dan Anaknya



Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya, ia adalah sebuah hal yang memalukan. Ibuku menjalankan sebuah toko kecil pada sebuah pasar. Dia mengumpulkan barang-barang bekas dan sejenisnya untuk dijual, apapun untuk mendapatkan uang yang kami butuhkan. Ia adalah sebuah hal yang memalukan.

Pada suatu hari di sekolah. Aku ingat saat itu hari ketika ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia melakukan hal ini kepadaku? Aku melemparkan muka dengan rasa benci dan berlari. Keesokan harinya di sekolah.. “Ibumu hanya memiliki satu mata?” dan mereka semua mengejekku. Aku berharap ibuku hilang dari dunia ini maka aku berkata kepada ibu aku,”Ibu, kenapa kamu tidak memiliki mata lainnya? Ibu hanya akan menjadi bahan tertawaan. Kenapa Ibu tidak mati saja?” Ibu tidak menjawab. Aku merasa sedikit buruk, tetapi pada waktu yang sama, rasanya sangat baik bahwa aku telah mengatakan apa yang telah ingin aku katakan selama ini.

Mungkin itu karena ibu tidak menghukum aku, tetapi aku tidak berpikir bahwa aku telah sangat melukai perasaannya. Malam itu, Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku menangis disana, dengan pelan, seakan ia takut bahwa ia akan membangunkanku. Aku melihatnya, dan pergi. Karena perkataanku sebelumnya kepadanya, ada sesuatu yang mencubit hati aku.

Meskipun begitu, Aku membenci ibuku yang menangis dari satu matanya. Jadi, Aku mengatakan diri ku jikalau aku akan tumbuh dewasa dan menjadi sukses, karena aku membenci ibu bermata-satu aku dan kemiskinan kami.

Lalu aku belajar dengan keras. aku meninggalkan ibu dan ke Seoul untuk belajar, dan diterima di Universitas Seoul dengan segala kepercayaan diri. Lalu, aku menikah. aku membeli rumah milikku sendiri. Lalu aku memiliki anak-anak juga. Sekarang, aku hidup bahagia sebagai seorang pria yang sukses. aku menyukainya disini karena ini adalah tempat yang tidak meningatkan aku akan ibu. Kebahagiaan ini menjadi besar dan semakin besar, ketika seseorang tidak terduga menjumpai aku “Apa?! Siapa ini?”… Ini adalah ibu aku.. tetap dengan satu matanya. Ini rasanya seperti seluruh langit sedang jatuh ke diri aku. Anak perempuan aku lari kabur, takut akan mata ibu aku.
Dan aku bertanya kepadanya, “Siapa Anda? aku tidak mengenalmu!!” sandiwara aku. aku berteriak kepadanya “Mengapa engkau berani datang ke rumah aku dan menakuti anak aku! Pergi dari sini sekarang juga!”

Dan ibu dengan pelan menjawab, “Oh, maafkan aku. aku pasti salah alamat,” dan dia menghilang. Terima kasih Tuhan.. Ia tidak mengenali aku. aku merasa cukup lega. aku mengatakan kepada diri aku bahwa aku tidak akan peduli, atau berpikir tentang ini sepanjang sisa hidup aku. Lalu ada perasaan lega datang kepada aku.. Suatu hari, sebuah surat mengenai reuni sekolah datang ke rumah aku. aku berbohong kepada istri aku mengatakan bahwa aku akan pergi perjalanan bisnis. Setelah reuni ini, aku pergi ke rumah lama aku.. karena rasa penasaran saja, aku menemukan ibu aku terjatuh di tanah yang dingin. Tetapi aku tidak meneteskan satu air mata sekalipun. Ia memiliki sepotong kertas di tangannya.. dan itu adalah surat untuk diri aku.

=================================================
Anakku,
Aku pikir hidupku sudah cukup lama saat ini. Dan.. aku tidak akan mengunjungi Seoul lagi.. tetapi apakah itu terlau banyak jikalau aku ingin kamu untuk datang menunjungiku sekali-kali nak? aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat lega ketika mendengar kamu akan datang dalam reuni ini.
Tetapi aku memutuskan untuk tidak datang ke sekolah.. Untuk Kamu.. aku meminta maaf jikalau aku hanya memiliki satu mata dan aku hanya membawa kemaluan bagi dirimu.

Kamu tahu, ketika kamu masih sangat kecil, kamu terkena sebuah kecelakaan, dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak tahan melihatmu harus tumbuh dengan hanya satu mata.. maka aku memberikanmu mata aku.. aku sangat bangga kepada anak aku yang melihat dunia yang baru untuk aku, menggantikan aku, dengan mata itu.

Aku tidak pernah marah kepadamu atas apapun yang kamu lakukan. Beberapa kali ketika kamu marah kepada aku. aku berpikir sendiri,”Ini karena kamu mencintai aku.” Aku rindu waktu ketika kamu masih sangat kecil dan berada di sekitarku.

Aku sangat merindukanmu. Aku mencintaimu. Kamu adalah duniaku.

Sabtu, 06 September 2014

Kenaikan Upah Buruh Jadikan Acuan Mendapat Pekerja Berkualitas dan Memantapkan Kinerja Bisnis



Buruh merupakan pekerja yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa uang atau bentuk lainnya dari pengusaha, jadi buruh dan pengusaha adalah dua hal yang saling membutuhkan dan tidak dapat dipisahkan, tanpa adanya buruh maka suatu usaha tidak akan dapat berjalan lancar. Hal yang menjadi permasalahan ahir – ahir ini adalah adanya kenaikanan upah buruh yang disebabkan oleh adanya Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia untuk meminta adanya penambahan komponen hidup layak (KHL) dalam penghitungan Upah Minimum Provinsi. Hal itu tentu dapat membuat ancaman bagi para pengusaha karna kenaikan upah  buruh tersebut cukup signifikan dan tidak disertai dengan peningkatan skill dari buruh tersebut, sehingga bisa terjadi pengurangan investor ke tempat lain untuk mencari upah buruh yang lebih murah. Namun seharusnya sebagai entrepreneur kita harus menangkap kenaikan upah buruh ini menjadi acuan untuk dapat memiliki buruh yang berkualitas dengan skill, disiplin dan produktivitas yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kinerja bisnis. Karena keberhasilan Kinerja Bisnis berasal dari sumber daya manusia yang berkualitas. Adapun beberapa cara yang efektif untuk mendapatkan pekerja yang berkualitas dalam perusahaan yaitu:
1.      Melakukan seleksi
Cara pertama mendapatkan pekerja berkualitas perusahaan harus memperketat pemilihan pekerja dengan kualifikasi dan skill yang sesuai untuk mengisi pekerjaan yang sedang dibutuhkan perusahaan. Seleksi dapat dilakukan dengan memeriksa kelengkapan administratif , wawancara di bagian HR, memeriksa kesehatan, dan memutuskan apakah pekerja tersebut layak untuk bekerja disebuah perusahaan.
2.       Melakukan training
Training dilakukan untuk program pelatihan jangka pendek untuk memantapkan skill yang telah dimiliki oleh pekerja sehingga pekerja lebih tangkas dalam melakukan pekerjaannya. Sistem training dilakukan berdasarkan analisis personal yaitu dengan menetapkan siapa saja (pekerja) yang perlu mendapat pelatihan. Training ini harus disesuaikan disertai dengan memberikan motivasi yang memberikan penekanan pada hal – hal positif.
3.      Penilaian Kinerja
Penilaian kinerja dilakukan oleh supervisor  untuk melakukan evaluasi kinerja apakah pekerja sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan.  Apabila pekerja dinilai sudah diatas harapan perusahaan pekerja dapat diberikan penghargaan, kenaikan gaji, bonus, atau dapat pula diberikan kenaikan jabatan.
4.      Pengembangan
Pengembangan bertujuan untuk menyerasikan kebutuhan pekerja dengan kebutuhan perusahaan. Pengembangan yang diterapkan adalah job rotation , pengembangan ini dilakukan dengan cara memindahkan pekerja dari suatu jabatan ke jabatan lainnya secara periodik untuk menambah keahlian, pengembangan ini tentu disertai dengan adanya kenaikan jabatan dan gaji , namun akan disertai juga dengan tanggung jawab yang tinggi.
5.      Pemberian Upah
Pemberian upah tentu saja harus sesuai dengan hasil yang telah dilakukan oleh pekerja, apabila seorang pekerja menginginkan upah yang layak maka harus disertai dengan kontribusi yang baik pada perusahaan.
Apabila kita sudah memiliki pekerja yang memiliki skill yang baik dan berkualitas kita dapat meningkatkan kinerja bisnis dengan beberapa cara  daintaranya :
1.      Menurunkan tingkat korupsi
Korupsi merupakan penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, dan sarana untuk memperkaya diri sendiri, untuk meningkatkan kinerja bisnis maka kita harus memiliki pekerja yang bermoral agar dapat menurunkan tingkat korupsi dan memberi hukuman yang sesuai dan tegas kepada pekerja yang melakukan korupsi.
2.      Meningkatkan produktivitas
Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan cara mengelola pertumbuhan produksi perusahaan , menciptakan produk yg lebih inovatif, menghitung biaya pengembangan produk, membuat desain produk dan mengemas produk dengan menarik, bekerja lebih tangkas dan efektif dalam melakukan kegiatan produksi, serta meningkatkan efektifitas.
3.      Menguatkan Brand
Brand merupakan identitas dari perusahaan dan merupakan upaya untuk mendapat presepsi baik. Untuk membantu menguatkan brand maka kita harus melakukan positioning yang sesuai dengan karakter brand sehingga penguatan brand dapat berjalan dengan baik.
4.      Memanfaatkan teknologi informasi
Kecanggihan teknologi informasi yang ada pada era ini dapat dimanfaatkan dalam urusan berbisnis, misalnya melakukan seleksi pekerja secara online sehingga dapat menghemat biaya, melakukan pemasaran melalui website atau media sosial seperti twitter dan facebook, dll.
5.      Meningkatkan kepuaasan pelanggan
Pelanggan adalah raja , oleh karena itu sebagai produsen kita harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan agar pelanggan tidak berpindah kepada produk lain. Pemenuhan kepuasan pelanggan dapat dilakukan dengan cara melakukan komunikasi dengan pelanggan, memenuhi apa yang diinginkan pelanggan, dan memberikan jaminan produk.
6.      Melakukan analisis pesaing
Pesaing merupakan sesuatu yang menghasilkan suatu produk yang sama dengan produk yang perusahaan  kita jual. Analisis pesaing dapat dilakukan dengan mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan pesaing. Sehingga perusahaan kita dapat terpacu untuk menciptakan produk yang lebih baik dari pesaing, dan perusahaan dapat membuat strategi baru jika produk baru yang akan dijual memiliki kesamaan.
7.      Memenuhi kebutuhan pekerja
Seperti yang telah diterangkan diatas pekerja merupakan hal yang tidak dapat dilepaskan dari pengusaha dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu perusahaan harus dapat memenuhi kebutuhan pekerja sesuai dengan kontribusinya dalam perusahaan untuk menjalankan pekerjaannya.
8.      Memeperhatikan sosial dan budaya
Dalam mengoperasikan bisnis harus memperhatikan dan memanfaatkan kondisi yang mencakup kebiasaan, adat – istiadat, nilai, dan karakteristik demografis masyarakat di tempat lingkungan bisnis.
9.      Menjaga hubungan baik dengan pemerintah
Hal ini dapat diterapkan dengan melaksanakan perijinan , perpajakan, serta taat pada badan hukum yang ada.
10.  Meningkatkan mutu produk
Peningkatan mutu produk dapat dilakukan dengan meningkatkan performance ,  aesthetics , special features , conformance , reliability , durability ,
perceived quality , service ability, apabila kita dapat memenuhi aspek tersebut kita dapat dengan mudah meningkatkan produk yang dihasilkan perusahaan.

Dengan adanya pekerja yang berkualitas dalam sebuah perusahaan dan disertai dengan adanya kinerja bisnis yang mantap maka kenaikan upah buruh tidak akan terlalu berpengaruh besar pada perusahaan dalam menjalankan usahanya.

By : Dian Mentari