Selamat
malam pembaca setia blog Dian Mentari hahaha
Semoga
masih dalam keadaan sehat walafiat yah :)
Hari
ini pengen banget berbagi cerita tentang orang tua aku, oh iya aku nulis
artikel ini sambil melihat mereka tertidur pulas. Aku mau semua orang tau betapa aku sangat
tidak ingin kehilangan mereka, mungkin kalian juga merasakannya.
Pertama
mau cerita ibu dulu, menurutku ibu adalah sosok perempuan yang sempurna, setiap
hari beliau menjalankan solat lima waktu, didalam setiap doanya selalu terselip
namaku, beliau selalu mendoakanku agar aku selalu terhindar dari kesusahan,
selalu diberikan kesehatan, dan bisa menjadi anak yang sukses. Sejak didalam
kandungan beliau sudah selalu mendoakanku agar ketika aku lahir, aku bisa
menjadi putrinya yang cantik dan bisa menjadi anak soleh, agar jika suatu saat
dia telah tiada, anaknya dapat mendoakannya di surga :’) . Setelah aku lahir
dengan sabar beliau mengajariku untuk minum susu agar aku bisa tetap hidup,
ibuku dengan sabar mengajariku bagaiman cara berdiri dan berjalan, ibuku dengan
sabar mendiamkanku ketika aku menangis, ibuku selalu sabar bangun ditengah
malam ketika aku sakit untuk mengganti kompres, ibuku dengan sabar mengajariku
menghafal huruf, mengeja kata, dan merangkai kalimat. Ibuku orang yang selalu
sabar mendengarkan keluh kesahku. Ibuku tidak pernah bosan mengingatkan aku
untuk makan disetiap hari.
Kedua
bapak, dimataku Bapak adalah seorang yang memiliki wibawa, terkadang humoris,
beliau merupakan sosok yang rela berjuang untuk membahagiankan keluarganya,
apapun dia lakukan mencari nafkah seberapapun asalkan itu halal, Bapak banyak
mengajarkanku tentang hidup displin, tentang bagaimana hidup dengan rasa
bersyukur, beliau bisa rela tidak makan untuk membahagiakanku, beliau selalu
memiliki waktu jika aku butuh, bapak rela menjemputku sekolah walau cuaca terik
walau cuaca hujan deras, beliau dengan suka hati mengantarkanku mencari tempat fotocopy
walau hari sudah malam, beliau tanpa perhitungan selalu membelikan fasilitas
keperluanku untuk sekolah sampai kuliah, beliau dengan semangat membelikan aku
laptop baru agar aku mudah mengerjakan tugas kuliah walaupun membayar uang
bayaran kuliahpun sudah sangat besar. Itu semua dilakukan agar aku bisa menjadi
orang yang sukses, agar aku bisa membeli barang yang aku mau.
Entahlah
mungkin jutaan lembar kertas tidak akan pernah sanggup untuk mengungkapkan
kebaikan mereka. Tapi apa yang sudah bisa aku lakukan? Aku hanyalah seorang
anak yang sampai saat ini belum bisa membahagiakan mereka, aku sering melakukan
salah kepada mereka, aku adalah anak yang masih marah jika disuruh makan,
padahal banyak orang diluar sana yang masih sulit mendapatkan makanan. Ingin
sekali aku cepat sukses, ingin aku cepat wisuda, aku ingin bisa membahagiakan
orang tuaku, melihat senyum lebar mereka, menghapus keringat mereka, merawat
mereka ketika tua nanti, adalah keinginanku. Aku berharap Allah selalu menjaga
kedua orangtuaku dari segala bahaya dan kesusahan .Aku juga berharap Allah
tidak akan pernah membuatku lupa diri ketika aku sukses nanti, Aku berharap aku
masih dalam lindungan Allah Swt, Aku berharap Allah memberikanku umur panjang
dan semoga aku diberikan kesempatan untuk membahagiakan kedua orangtuaku yang
sangat aku sayangi. Amin ya robball alamin :)
