Buruh
merupakan pekerja yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan
balasan berupa uang atau bentuk lainnya dari pengusaha, jadi buruh dan pengusaha
adalah dua hal yang saling membutuhkan dan tidak dapat dipisahkan, tanpa adanya
buruh maka suatu usaha tidak akan dapat berjalan lancar. Hal yang menjadi
permasalahan ahir – ahir ini adalah adanya kenaikanan
upah buruh yang disebabkan oleh adanya Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia untuk meminta adanya penambahan komponen hidup layak
(KHL) dalam penghitungan Upah Minimum Provinsi. Hal itu tentu dapat membuat
ancaman bagi para pengusaha karna kenaikan upah buruh tersebut cukup signifikan dan tidak
disertai dengan peningkatan skill dari buruh tersebut, sehingga bisa terjadi
pengurangan investor ke tempat lain untuk mencari upah buruh yang lebih murah. Namun
seharusnya sebagai entrepreneur kita harus menangkap kenaikan upah buruh ini
menjadi acuan untuk dapat memiliki buruh yang berkualitas dengan skill,
disiplin dan produktivitas yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kinerja
bisnis. Karena keberhasilan Kinerja Bisnis berasal dari sumber daya manusia
yang berkualitas. Adapun beberapa cara yang efektif untuk mendapatkan pekerja
yang berkualitas dalam perusahaan yaitu:
1.
Melakukan seleksi
Cara pertama mendapatkan pekerja berkualitas
perusahaan harus memperketat pemilihan pekerja dengan kualifikasi dan skill yang
sesuai untuk mengisi pekerjaan yang sedang dibutuhkan perusahaan. Seleksi dapat
dilakukan dengan memeriksa kelengkapan administratif , wawancara di bagian HR,
memeriksa kesehatan, dan memutuskan apakah pekerja tersebut layak untuk bekerja
disebuah perusahaan.
2.
Melakukan training
Training dilakukan untuk program pelatihan
jangka pendek untuk memantapkan skill yang telah dimiliki oleh pekerja sehingga
pekerja lebih tangkas dalam melakukan pekerjaannya. Sistem training dilakukan
berdasarkan analisis personal yaitu dengan menetapkan siapa saja (pekerja) yang
perlu mendapat pelatihan. Training ini harus disesuaikan disertai dengan
memberikan motivasi yang memberikan penekanan pada hal – hal positif.
3.
Penilaian Kinerja
Penilaian kinerja dilakukan oleh supervisor untuk melakukan evaluasi kinerja apakah
pekerja sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan. Apabila pekerja dinilai sudah diatas harapan
perusahaan pekerja dapat diberikan penghargaan, kenaikan gaji, bonus, atau
dapat pula diberikan kenaikan jabatan.
4.
Pengembangan
Pengembangan bertujuan untuk menyerasikan
kebutuhan pekerja dengan kebutuhan perusahaan. Pengembangan yang diterapkan
adalah job rotation , pengembangan ini dilakukan dengan cara memindahkan
pekerja dari suatu jabatan ke jabatan lainnya secara periodik untuk menambah
keahlian, pengembangan ini tentu disertai dengan adanya kenaikan jabatan dan
gaji , namun akan disertai juga dengan tanggung jawab yang tinggi.
5.
Pemberian Upah
Pemberian upah tentu saja harus sesuai dengan
hasil yang telah dilakukan oleh pekerja, apabila seorang pekerja menginginkan
upah yang layak maka harus disertai dengan kontribusi yang baik pada
perusahaan.
Apabila kita sudah memiliki pekerja yang
memiliki skill yang baik dan berkualitas kita dapat meningkatkan kinerja bisnis
dengan beberapa cara daintaranya :
1.
Menurunkan
tingkat korupsi
Korupsi merupakan penyalahgunaan kewenangan,
kesempatan, dan sarana untuk memperkaya diri sendiri, untuk meningkatkan kinerja
bisnis maka kita harus memiliki pekerja yang bermoral agar dapat menurunkan
tingkat korupsi dan memberi hukuman yang sesuai dan tegas kepada pekerja yang
melakukan korupsi.
2.
Meningkatkan
produktivitas
Peningkatan produktivitas dapat dilakukan
dengan cara mengelola pertumbuhan produksi perusahaan , menciptakan produk yg
lebih inovatif, menghitung biaya pengembangan produk, membuat desain produk dan
mengemas produk dengan menarik, bekerja lebih tangkas dan efektif dalam
melakukan kegiatan produksi, serta meningkatkan efektifitas.
3.
Menguatkan Brand
Brand merupakan identitas dari perusahaan dan
merupakan upaya untuk mendapat presepsi baik. Untuk membantu menguatkan brand
maka kita harus melakukan positioning yang sesuai dengan karakter brand
sehingga penguatan brand dapat berjalan dengan baik.
4.
Memanfaatkan
teknologi informasi
Kecanggihan teknologi informasi yang ada pada
era ini dapat dimanfaatkan dalam urusan berbisnis, misalnya melakukan seleksi
pekerja secara online sehingga dapat menghemat biaya, melakukan pemasaran
melalui website atau media sosial seperti twitter dan facebook, dll.
5.
Meningkatkan
kepuaasan pelanggan
Pelanggan adalah raja , oleh karena itu sebagai
produsen kita harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan agar pelanggan tidak
berpindah kepada produk lain. Pemenuhan kepuasan pelanggan dapat dilakukan
dengan cara melakukan komunikasi dengan pelanggan, memenuhi apa yang diinginkan
pelanggan, dan memberikan jaminan produk.
6.
Melakukan
analisis pesaing
Pesaing merupakan sesuatu yang menghasilkan
suatu produk yang sama dengan produk yang perusahaan kita jual. Analisis pesaing dapat dilakukan
dengan mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan pesaing. Sehingga perusahaan kita
dapat terpacu untuk menciptakan produk yang lebih baik dari pesaing, dan
perusahaan dapat membuat strategi baru jika produk baru yang akan dijual
memiliki kesamaan.
7.
Memenuhi
kebutuhan pekerja
Seperti yang telah diterangkan diatas pekerja
merupakan hal yang tidak dapat dilepaskan dari pengusaha dalam menjalankan
usahanya. Oleh karena itu perusahaan harus dapat memenuhi kebutuhan pekerja
sesuai dengan kontribusinya dalam perusahaan untuk menjalankan pekerjaannya.
8.
Memeperhatikan
sosial dan budaya
Dalam mengoperasikan bisnis harus memperhatikan
dan memanfaatkan kondisi yang mencakup kebiasaan, adat – istiadat, nilai, dan
karakteristik demografis masyarakat di tempat lingkungan bisnis.
9.
Menjaga hubungan
baik dengan pemerintah
Hal ini dapat diterapkan dengan melaksanakan
perijinan , perpajakan, serta taat pada badan hukum yang ada.
10.
Meningkatkan mutu
produk
Peningkatan mutu produk dapat dilakukan dengan
meningkatkan performance , aesthetics ,
special features , conformance , reliability , durability ,
perceived quality , service ability, apabila
kita dapat memenuhi aspek tersebut kita dapat dengan mudah meningkatkan produk
yang dihasilkan perusahaan.
Dengan adanya pekerja yang berkualitas dalam
sebuah perusahaan dan disertai dengan adanya kinerja bisnis yang mantap maka
kenaikan upah buruh tidak akan terlalu berpengaruh besar pada perusahaan dalam
menjalankan usahanya.
By : Dian Mentari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar