Sabtu, 22 November 2014

Minyak Jarak Sebagai Sumber Energi Alternatif Pengganti Solar




Masih berhubungan dengan artikel kemarin nih, ingetkan kita ga boleh hanya Cuma ngeluh karena harga bbm yang naik, tapi kita coba bantu berkontribusi pada negara kita untuk ngebuat sumber  energi alternatif. Saat ini pemerintah tengah mencanangkan program penggunaan minyak jarak pagar (Jathropa Curcas) sebagai pengganti minyak solar secara nasional. Program ini dapat berhasil dengan baik jika terjadi kerjasama yang baik diantara pemerintah dan masyarakat. Masalahnya adalah sebagaian masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan bahan bakar minyak sebagai sumber energi utama belum mengetahui adanya sumber energi alternatif ini. Untuk itulah masyarakat harus mengetahui manfaat dan keunggulan sumber energi alternatif ini agar kerjasama yang baik tersebut dapat terwujudgunakan infrastruktur sekarang ini. Nih buat yang belum tau tentang biodiesel dari jarak pagar J
1.      Tentang Biodiesel Jarak Pagar

Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono--alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak hewan.
Tanaman jarak pagar merupakan salah satu tumbuhan yang dapat digunakan untuk menghasilkan sumber energi alternatif. Sumber energi yang dihasilkan dari tanaman ini berupa biodiesel yang berguna untuk menggantikan fungsi solar pada mesin diesel.
Manfaat Penggunaan Biodiesel dari Tanaman Jarak bagi masyarakat Indonesia di Bidang Ekonomi adalah dengan dihijaukannya kembali lahan-lahan kritis, berarti akan membuka lapangan pekerjaan baru yang layak bagi masyarkat. Mereka dapat bekerja sebagai petani yang menanam dan merawat tanaman-tanaman jarak yang akan digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Buah jarak yang dihasilkan dijual kepada perusahaan yang mengolahnya menjadi biodiesel dengan harga tertentu. Dalam hal ini peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal penyediaan bibit dan penentuan harga minimum dari buah Jarak Pagar, agar petani tidak dirugikan.

Jika petani diberi hak mengelola tiga hektar lahan kering, dengan kerapatan tanaman 2500 pohon per hektar dan produktivitas 10.000 kilogram biji per hektar serta harga biji lima ratus rupiah per kilogram, setiap keluarga petani akan memperoleh panghasilan satu juta dua ratus lima puluh ribu per bulan hanya berasal dari penjualan biji jarak (Anonim, 2005:2).
Saran untuk pemerintah adalah: Pemerintah hendaknya mulai merancang UU mengenai penggunaan biodiesel di indonesia, sehingga biodiesel benar-benar dapat diterapkan di Indonesia secara optimal. Pemerintah hendaknya memberikan penyuluhan dan penerangan pada masyarakat luas mengenai manfaat dan keuntungan yang diperoleh dari biodiesel. Pemerintah harus menyediakan tempat-tempat penjualan biodiesel, sehingga biodiesel dapat diperoleh dengan mudah oleh konsumen. Selain itu pemerintah juga harus mengatur sistem perdagangan biodiesel di Indonesia.

2.      Bahan yang dibutuhkan :
Alkohol : Alkohol yang digunakan bisa berupa methanol atau ethanol. Pada proses pebuatan biodiesel, disarankan methanol karena lebih mudah penggunaannya.
Katalis Basa : Dalam proses pembuatan biodiesel, kOH lebih mudah digunakan dan waktu yang diperlukan 1,4 kali lebih cepat dibanding NaOH.
Bahan bahan tersebut dapat dibeli di toko kimia.
PERHATIAN : NaOH dan kOH adalah zat yang berbahaya, jangan sampai terkena kulit atau mata, jangan menghirup uapnya
2.      Peralatan yang digunakan
a.       Wadah pencampuran  methoksida
b.       Pengaduk double jacket
c.       Timbangan analitis, akurasi 0,1 gram
d.       Penakar methanol dan minyak
e.       Wadah dengan sumbat dan sekrup pada bagian atas
f.        2 corong untuk memasukan bahan ke wadah HDPE
g.       Botol untuk pengendapan
h.      Pencuci
i.         TBA
j.         Termometer
3.      Cara membuat
a.       Pencampuran Methoksida
1.      Wadah yang digunakan untuk pencampuran harus dengan wadah tertutup
2.      Wadah dilengkapi dengan lubang kecil pada tutup yang dilengkapi dengan sumbat sebagai sarana pemasukan katalis basa, pengaduk manual dan saluran pengeluaran methoksida
3.      Untuk jumlah yang sedikit, dapat digunakan dengan botol HDPE
4.      Ukur methanol 20% dari massa minyak jarak dan tuangkan ke dalam wadah HDPE dan tutup kembali wadah methanol.
5.      Dengan hati – hati tambahkan katalis basa dengan menggunakan corong, Kemudian tutup wadah pencampuran.
6.      Perlu diketahui pada awal pencampuran suhu akan meningkat
b.       Proses Transesterifikasi
Transesterifikasi adalah proses transformasi kimia molekul trigliserida yang besar, bercabang dari minyak nabati dan lemak menjadi molekul yang lebih kecil, molekul rantai lurus, dan hampir sama dengan molekul dalam bahan bakar diesel. Minyak nabati atau lemak hewani bereaksi dengan alkohol (biasanya metanol) dengan bantuan katalis (biasanya basa) yang menghasilkan alkil ester (atau untuk metanol, metil ester) (Knothe et al., 2005).
1.      Alat yang digunakan adalah pengaduk double jacket.
2.      Isi fluida pelapis pada ruang pelapis
3.      Isian minyak jarak pagar pada wadah, dan tutup wadah pada proses
4.      Panaskan minyak mencapai 55derajat C
5.      Hidupkan motor pengaduk dan masukan methoksida sedikit demi sedikit melalui tutup kecil.
6.      Tutup kembali dan lakukan pengadukan selama > 20 meit
7.      Matikan motor dan pemanas, keluar hasil proses melalui kran pengeluaran


c.       Pengendapan
Pindahkan campuran hasil transesterifikasi ke dalam botol gelas dan tutup dengan segera. Biarkan wada selama 12 – 24 jam.
d.       Pencucian
Pencucian bertujuan untuk memisahkan ester dan katalisator basa. Untuk tujuan ini perlu dilakukan penambahan asam asetat atau vinegar dengan jumlah 30mL per 100 liter.
e.       Pengeringan
Jika biodiesel bersih (bening/tembus cahaya) berarti sudah kering tidak mengandung air dan siap untuk digunakan. Kemungkinan bersih secara cepat dalam beberapa hari atau setelah satu minggu.
f.        Pengujian mutu diesel
Pengujian dapat dilakukan dengan pengelihatan visual jika biodiesel berwarna bening/tembus cahaya  berarti sudah dapat digunakan.
Selain itu pengujian dapat dilakukan dengan menggunakan kertas lakmus, biodiesel memiliki pH netral, yaitu pH 7. Jika kertas lakmus dicelupkan dalam biodiesel masih berwarna biru artinya proses pencucian masih harus dilakukan.
4.      Analisis Ekonomi
Analisis ekonomi dilakukan untuk industri kecil dengan kapasitas 50 liter/proses, asumsi 1 hari melakukan 2 kali proses dengan kapasitas 100 liter/hari
No.
Mesin
Jumlah
Harga Satuan
Harga Total
1.
Pengepres Hidrolis
1
4.500.000
4.500.000
2
Pengaduk
1
11.000.000
11.000.000
3
Wadah Pengendapan
8
30.000
240.000
4
Pencucian
1
6.000.000
6.000.000
5
Lain - Lain
1

500.000

Total


22.240.000

Uraian
Jumlah
Harga Satuan
Harga Total
Bahan baku
Jarak
Methanol
NaOH

330kg
20liter
0,35liter

500
3.000
4.800

165.000
60.000
1.680
Energi
Listrik
Biodiesel

0,15kWH
2 Liter

650
3.000

245,05
7.000
Tenaga kerja
2 orang
20.000
40.000
Biaya Pemeliharaan
Biaya Penyusutan


370,67
5930,67
Total
HPP


280.226,38
2.949,75

Udah pada taukan tentang Bio Diesel dari jarak pagar, yuk coba bikin :)
Sumber :
Susilo, B. 2006. Bio Diesel. Sumber energi alternatif pengganti solar yang terbuat dari ekstrasi minyak jarak pagar (Jatrhopa curcas L

Tidak ada komentar:

Posting Komentar